Rabu, 05 Desember 2012

Arti Angka di Belakang Nama Stasiun Kereta Api

bagi kita yang sering mengunakan moda transportasi kereta api, atau cuma sekedar bepergian dengan moda transportasi ini, pasti harus ke sebuah tempat yang bernama Stasiun. Stasiun kereta api adalah tempat di mana para penumpang dapat naik-turun dalam memakai sarana transportasi kereta api. Tata tulis di papan nama stasiun di Indonesia adalah warisan sejak zaman perkeretaapian Belanda. Pada papan nama stasiun yang dibangun pada zaman Belanda, umumnya memuat informasi nama stasiun dan dilengkapi dengan angka-angka tertentu, misalnya Stasiun Bandung di belakangnya ada tulisan +709 m. Angka itu menunjukkan ketinggian stasiun tehadap permukaan air laut dalam satuan Meter. Tanda (+), berarti di atas permukaan air laut, sedangkan tanda (-) berarti di bawah permukaan air laut. Untuk kasus di atas, berarti stasiun Bandung terletak pada ketinggian 709 meter di atas permukaan laut. Ketinggian stasiun ini dapat digunakan untuk menentukan waktu tempuh dan kecepatan kereta yang akan berjalan dari satu stasiun ke stasiun yang lain. Jika menanjak tentu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada perjalanan ke stasiun yang lebih rendah ketinggiannya. Ini akan jadi panduan, baik untuk masinis maupun petugas yang sedang membuat Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka).

0 komentar:

Posting Komentar